REMPAH JENIS APA SAJA YANG ADA DI INDONESIA??

1. CENGKEH

Cengkeh atau cengkih (Syzygium aromaticum) merupakan bagian kuncup bunga dari keluarga pohon jambu jambuan (Myrtaceae). Cengkeh termasuk jenis rempah asli Indonesia yang sejak dulu sangat dicari oleh negara barat karena banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di sejumlah negara Eropa dan bahan pembuatan rokok (rokok kretek). 

Berdasarkan morfologinya cengkeh yang ada di Indonesia dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis:

  1. Cengkeh asli maluku, yakni cengkeh berjenis Afo, Tibobo, Tauro, Sibela, Indari, Air mata, Dokiri dan Daun Buntal.
  2. Cengkeh liar, yakni cengkeh berjenis Raja, Amahusu, Haria gunung, dan cengkeh hutan bogor.
  3. Cengkeh budi daya, yakni cengkeh berjenis zanzibar, siputih, sikotok dan ambon.

Cengkeh merupakan salah satu rempah-rempahan yang sering digunakan sebagai agen preservative makanan dan tanaman obat, karena cengkeh memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba, sehingga cengkeh sering digunakan sebagai antiseptis dan antifermentasi. Cengkeh juga dapat digunakan sebagai desinfektan, analgesik dan anestetik pada gigi berlubang.

Saat ini, cengkeh banyak digunakan untuk memproduksi rokok, kosmetik, dan kesehatan. Di dalam negeri, jenis rempah ini memiliki harga jual sekitar Rp. 120 ribu per kilogramnya (untuk cengkeh kering), namun jika dijual ke luar negeri harganya bisa melonjak mencapai setengah juta rupiah perkilogramnya.

Pohon cengkeh merupakan tanaman endemik Provinsi Maluku, terutama di kepulauan Banda. Selain di Indonesia, pohon ini juga tumbuh subur di Madagaskar dan telah dibudidayakan juga di Zanzibar, India dan Sri Langka

2.  KAYU MANIS

kayu-manis
Kayu manis, gambar okezone.com

Kayu manis (Cinnamomum verum) merupakan jenis rempah yang amat beraroma, manis dan pedas. Tanaman ini termasuk keluarga kamfer-kamferan (Lauraceae) yang banyak digunakan dalam bidang kuliner, misalnya makanan yang dibakar dan minuman panas.

Rempah eksotis ini diperoleh dari kulit pohon kayu manis yang prosesnya dikeringkan. Rempah ini biasanya dijual dalam bentuk gulungan atau bubuk. Di dalam negeri harganya sampai 70 ribu perkilogram dan membengkak jika diekspor ke luar negeri.

Kayu manis juga termasuk salah satu bumbu masakan tertua yang digunakan manusia. Setidaknya, bumbu ini telah digunakan pada peradaban Mesir kuno sekitar 5000 tahun yang lalu dan sempat disinggung dalam beberapa Al Kitab.

Dari segi kesehatan, kayu manis sering dijadikan obat tradisional sebagai suplemen makanan dan penangkal berbagai penyakit. Penggunaan akan sangat bermanfaat jika dicampur madu, dapat mengobati penyakit radang sendi, gangguan kulit, jantung dan perut kembung.

3. KAPULAGA

kapulaga
Kapulaga, gambar fimela.com

Kapulaga merupakan jenis rempah yang dihasilkan dari beberapa tanaman bergenus Amomum dan Elettaria dalam keluarga jahe jahean (Zingiberaceae). Kedua genus tanaman ini merupakan tumbuhan endemik beberapa negara Asia selatan dan tenggara, seperti Indonesia, India, Bangladesh, Bhutan, Nepal dan Pakistan.

Biasanya kapulaga digunakan untuk tambahan penyedap rasa, obat tradisional dan industri manufaktur lainnya. Harga kapulaga di dalam negeri berkisar 45 ribu/kg rupiah saja, namun saat di jual ke luar negeri harga kapulaga bisa mencapai 400 ribu rupiah perkilogramnya.

Biji kapulaga berbentuk biji polong kecil, berpenampang irisan segitiga dan berbentuk gelendong kumparan dengan kulit luar yang tipis dan bijinya berwarna hitam kecil. Di Indonesia, jenis rempah ini ada dua macam, yakni kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga india (Elettaria cardamomum). Perlu diketahui, saat ini kapulaga tergolong rempah termahal ketiga di dunia, setelah saffron dan vanilla.

4.  KEMUKUS

kemukus
Kemukus, gambar fumyherbalalam.com

Kemukus (Piper cubeba) merupakan tanaman yang tergolong keluarga sirih sirihan (Piperaceae), yang ditanam untuk diambil buah dan minyak atsirinya. Tanaman endemik Jawa dan Sumatera ini sangat terkenal di dunia sebagai Java pepper atau lada jawa untuk digunakan sebagai rempah bernama black pepper.

Buah kemukus umumnya dipanen sebelum masak kemudian dikeringkan. Kemukus sering dijual dalam bentuk buah kering  yang masih memiliki tangkai, sehingga sering disebut sebagai merica berekor (tailed pepper). Biji kemukus berwarna putih kusam, keras dan berminyak. Kegunaan penting kemukus adalah sebagai penyedap makanan dan sebagai sumber minyak atsiri.

Kemukus biasanya digunakan untuk bahan utama kosmetik, farmasi, obat-obatan, makanan dan parfum. Karena manfaatnya banyak, jenis rempah ini banyak di ekspor keluar negeri seperti ke Eropa, Jepang, dan negara lainnya. Di dalam negeri harganya kisaran 40 ribu perkilogram, namun jika sudah masuk pasar ekspor harganya berkali-kali lipat, apalagi dijual dalam bentuk minyak atau bubuk.

5. LADA

lada-merica
Merica, gambar duniaunggas.com

Lada atau dikenal sebagai merica (Piper nigrum), merupakan tanaman yang kaya akan kandungan kimia bermanfaat, dan bersifat sedikit pahit, pedas, hangat dan antipiretik (dapat menurunkan panas).

Sebelum Belanda menduduki Nusantara, Jenis rempah ini sudah mulai diperjual belikan sejak ratusan tahun yang lalu. Lada asal Indonesia banyak peminatnya, dan sebelum perang dunia ke-2 meletus, menguasai 80% pangsa dunia.  Namun seiring permintaan pasar yang cukup pesat, saat ini Indonesia hanya mampu memenuhi 13% permintaan dunia.

Di Indonesia, terdapat kurang lebih 40 spesies tanaman lada, misalnya di pulau sumatera yang banyak ditanam berjenis: Belantung, kerinci Lampung daun kecil (LDK),  lampung daun lebar (LDL), Merapin, Chunuk dan Jambi; di pulau kalimantan berjenis: bengkayang; di jawa LDK dan LDL, dan lain sebagainya.

6. ANDALIMAN

andaliman
Andaliman, gambar greeners.co

Andaliman merupakan bumbu masak khas Asia yang berasal dari kulit luar buah beberapa tumbuhan dari keluarga jeruk-jerukan (Rutaceae). Jenis rempah ini dapat dijumpai dalam kuliner Batak, sehingga orang di luar daerah mengenalnya sebagai “merica batak”.

Masakan khas batak seperti arsik dan saksang memerlukan andaliman sebagai bumbu yang tak tergantikan. Andaliman memiliki aroma seperti buah jeruk yang lembut namun “mengigit sehingga menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah (meskipun tidak sepedas cabai atau lada).

Rasa kelu atau “baal” dilidah ini disebabkan adanya kandungan hydroxy-alpha-sanshool pada rempah tersebut. Selain dalam masakan Batak, penggunaan andaliman dipergunakan dalam masakan di beberapa Asia timur dan selatan, seperti India.

7SERAU

serai
Serai, gambar kabarsidia.com

Serai atau sereh (Cymbopogon citratus) adalah tumbuhan yang tergolong keluarga rumput-rumputan (Poaceae), yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu dapur untuk mengharumkan makanan.

Selain memberi aroma pada makanan, Jenis rempah ini sering digunakan sebagai penambah aroma pada beberapa minuman tradisional. Serai biasa digunakan dalam bentuk batangan (segar), kering atau bubuk. Serai juga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk, baik tanamanya atau minyaknya.

8JAHE

jahe
Jahe, gambar resepkoki.id

Jenis rempah ini sangat populer dikalangan ibu-ibu rumah tangga, karena fungsinya yang dapat memberikan efek hangat dan nikmat pada masakan. Jahe (Zingiber officinale) tergolong tanaman temu-temuan yang berbentuk rimpang, jemarinya menggembung dan beruas-ruas.

Karena mempunyai efek hangat dan melegakan, Jahe banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat-obatan. Efek hangat yang ditimbulkan jahe disebabkan oleh senyawa keton bernama zingeron. Dalam masakan tradisional, jahe biasa dihaluskan, dicincang atau dipotong seukuran ruas jari tangan dan dipipihkan.

9. LENGKUAS

lengkuas
Lengkuas, gambar tribunnews.com

Masih tergolong temu-temuan, Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) merupakan jenis rempah yang teksturnya hampir mirip jahe, hanya saja warnanya lebih terang, kemerahan dan dagingnya agak keras jika dipotong.

Lengkuas digunakan dengan cara dimemarkan terlebih dahulu sebelum dicampur dengan masakan. Jenis rempah ini biasanya dipakai untuk masakan bersantan, sayur asam dan tumisan.

10. KUNYIT

kunyit
Kunyit, gambar ayobandung.com

Kunyit atau kunir (Curcuma longa) merupakan salah satu jenis rempah asli dari wilayah Asia tenggara dan tergolong tumbuhan temu-temuan (Zingiberaceae). Bagi masyarakat Indonesia, kunyit telah menjadi salah satu bumbu dapur wajib beberapa masakan tradisional, mulai dari pepes, gulai, semur hingga nasi kuning.

Selain sebagai bumbu masak, kunyit juga dijadikan sebagai salah satu bahan utama jamu gendong. Caranya, kunyit yang telah diparut dicampur air hangat, lalu diperas hingga menyisakan saripati kunyit (jamu kunyit). Jamu kunyit mempunyai fungsi menyehatkan organ dalam, khususnya jaringan usus agar tetap sehat.

11. KENCUR

kencur
Kencur, gambar bukalapak.com

Satu kerabat dengan kunyit, kencur (Kaempferia galanga) merupakan tumuhan temu-temuan yang banyak dimanfaatkan sebagai tonikum dan stimulan yang aman. Karenanya, kencur sering dijadikan salah satu menu jamu gendong, diracik bersama beras yang telah dihaluskan, jamu ini bernama beras kencur.

Pemakaian kencur pada beberapa makanan Nusantara, dipercaya memberikan efek positif pada tubuh (tonikum), seperti menambah nafsu makan, mengobati infeksi dan peradangan dalam, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit kanker, memberikan sensasi ketenangan (stimulan) dan banyak mengandung mineral dan vitamin

sumber : www.4muda.com

0 Komentar